Selasa, 02 Agustus 2011

Rusa




Satu-satunya alasan saya tertarik mencari pemahaman tentang hewan ini adalah sederet kalimat luar biasa ini : ALLAH Tuhanku itu kekuatanku : IA membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. Dan membuat aku berdiri dibukit. Sebuah gambaran yang begitu indah. Kakinya terlihat begitu indah, ringan dan lincah melintasi bukit, dan ternyata inilah identitas baru buat saya kalau saya sedang ada diatas bukit persoalan atau permasalah dalam hidup. Apalagi ternyata hewan ini tidak hanya lincah diatas bukit, ada yang menemukan Rusa juga memiliki kemampuan berenang. Its amazing.


Rusa, sambar, atau menjangan (Bahasa Inggris: deer) adalah hewan mamalia pemamah biak (ruminan) yang termasuk familia Cervidae. Salah satu ciri khas rusa adalah adanya antler (tanduk rusa), dan bukan tanduk, yang merupakan pertumbuhan tulang yang berkembang setiap tahun (biasanya pada musim panas) terutama pada rusa jantan (walaupun ada beberapa pengecualian). Ada sekitar 34 spesies rusa di seluruh dunia yang terbagi menjadi dua kelompok besar: kelompok rusa dunia lama yang termasuk subfamilia Muntiacinae dan Cervinae; serta kelompok rusa dunia baru, Hydropotinae dan Odocoilinae.

Asal Mula
Rusa pertama muncul pada awal zaman Oligosen, sekitar 38 juta tahun yang lalu. Ada banyak jenis rusa dengan ukuran yang beragam. Ada rusa raksasa Eropa atau moose yang dapat mencapai tinggi 2,35 meter, hingga pudu dari Amerika Selatan yang tingginya hanya 25 cm saja jika diukur dari pundaknya. Selain itu, masih ada rusa kutub, rusa berekor putih atau rusa Virginia, rusa bagal atau berekor hitam, rusa air Cina, dan wapiti atau rusa merah.
Kulit rusa biasanya digunakan untuk membuat sepatu, boot, dan sarung tangan, sedangkan tanduknya digunakan sebagai hiasan dinding atau pegangan pisau atau pintu. Cairan kelenjar rusa, yang berasal dari kelenjar perut rusa musk, digunakan sebagai obat-obatan dan parfum. Rusa juga sering diburu untuk kegiatan olah raga dan diambil dagingnya.
Rusa banyak ditemui di Amerika, Eropa, Asia, dan Afrika Utara. Rusa berekor putih atau rusa Virginia banyak ditemukan di sebagian besar Amerika Serikat, dan di daerah Alaska hingga Bolivia. Rusa bagal atau rusa berekor hitam keberadaannya terbatas hanya di Amerika bagian barat. Wapiti atau rusa merah dapat ditemui di Kanada selatan, Amerika bagian utara, Eropa, dan Asia. Sedangkan rusa raksasa terdapat di Eropa dan sepanjang Amerika bagian utara. Kebanyakan rusa tinggal di tanah terbuka dan hutan dengan jenis pohon beragam, meskipun rusa juga hidup di rawa, di pegunungan, atau di tundra utara. Di sana rusa dapat makan dedaunan, ranting, kulit kayu, dan pucuk-pucuk semak serta pohon muda. Rusa cenderung hidup berkelompok menjadi keluarga dengan rusa betina sebagai pusatnya, sedangkan rusa jantan biasanya berjalan sendiri. Namun rusa jantan kadangkala juga ikut berkelompok, terutama selama proses migrasi. Pada kelompok lain, seperti rusa raksasa dan rusa air Cina, mereka umumnya hidup berpasangan. Karibu, rusa dari Amerika Utara, jika bermigrasi antar hutan dan tundra gersang biasanya berkelompok dalam jumlah sekitar seribu ekor atau lebih.
Peternakan rusa mulai muncul di tahun 1960-an dan Selandia baru adalah negara yang memiliki banyak peternakan rusa, dengan sekitar 3500 peternakan dengan jumlah total rusa sebanyak 400 ribu ekor.
Perjalanan Tanduk Rusa
Rusa berganti tanduk setiap musim dingin. Tanduk itu kemudian berguguran dan tumbuh lagi tanduk yang baru pada musim semi dan musim panas. Selama musim kawin, rusa jantan saling bertarung dengan beradu tanduk untuk memperebutkan rusa betina. Tanduk rusa ini digunakan untuk menandai wilayah pohon atau semak, untuk mengancam hewan lain, dan untuk menyerang jantan lain. Biasanya pertarungan ini hanya untuk pamer kekuaran dan tidak membahayakan, namun kadangkala ada juga rusa jantan yang tanduknya tersangkut dan mati karena kelelahan atau kelaparan.
Tanduk moose ternyata bisa mencapai lebar 1,8 meter dengan bobot 20 kg, sedangkan rusa raksasa yang sudah punah ada yang memiliki tanduk sepanjang 3 meter! Tanduk pada spesies tertentu bisa memiliki ukuran berbeda-beda dari populasi satu ke lainnya, tergantung kualitas dan kuantitas makanannya. Pada daerah yang populasinya padat dan sumber makanan yang tersedia sedikit, rusa biasanya memiliki tanduk kecil.



Fakta tentang Ukuran Rusa Pria
Sepenuhnya rusa tumbuh mencapai ketinggian 2,1 m (7 kaki)
Anggota terkecil dari keluarga rusa adalah Pudu) (Pudua humilis),
asli dari Andes Chilian, yang adalah 33 cm (13 in)



Dinamai setelah penemunya, Joseph thompson. Rusa Thompson diakui di dunia sebagai rusa terbaik, baik dari segi bentuk fisik, kecepatan, juga kecerdikannya dibanding jenis rusa lainnya, dalam rangka menghindari musuh utamanya cheetah, rusa ini bisa mencapai kecepatan 80 km/jam disertai dengan pergerakan zigzag yang membingungkan, rusa ini juga memiliki ketahanan lebih baik dari cheetah (ibarat motor, rusa thompson bahan bakarnya lebih irit).
Pada Juni 2008, Seekor rusa muda berjuluk "Unicorn" telah menarik perhatian ratusan pengunjung yang ingin tahu ke sebuah konservasi alam di Tuscany, Italia.
Gilberto Tozzi, direktur Center of Natural Sciences di Prato, barat laut Florence berkata,"Rusa berumur satu tahun itu dilahirkan di dalam penangkaran dengan cacat genetik bawaan yang memberinya hanya satu tanduk persis di tengah kepalanya." Rusa itu memiliki seekor saudara kembar yang normal dengan dua tanduk di kepalanya.

Masyarakat segera membanjiri pusat konservasi tersebut untuk melihat rusa langka itu. Dalam beberapa hari tercatat lebih dari 200 pengunjung yang mendatangi area seluas 1 hektar tersebut.

"Kami menerima begitu banyak telepon dari masyarakat dan banyak yang datang untuk melihat langsung rusa itu. Kadang rusa itu dengan berani mendekati pagar pengunjung walaupun sebenarnya ia adalah rusa yang pemalu" Kata Tozzi.

Rusa bertanduk satu adalah hewan yang dikategorikan langka walaupun bukan berarti tidak ada sebelumnya. namun para ahli mengatakan bahwa rusa dengan satu tanduk persis di tengah kepala adalah sesuatu yang tidak pernah terlihat sebelumnya. Tozzi mengatakan bahwa anomali ini mungkin telah memicu munculnya legenda Unicorn di masa lampau.

Unicorn adalah makhluk legenda serupa kuda dengan satu tanduk di tengah kepala dengan kekuatan penyembuh yang muncul di cerita legenda seluruh dunia, dari teks-teks kuno hingga cerita fiksi Harry Potter.

Catatan-catatan kuno yang pernah menyebut Unicorn diantaranya adalah Alkitab bahasa Inggris versi King James yang diterjemahkan pada abad ke-17 yang menyebut kata "Unicorn" sebanyak 8 kali. lalu Leonardo Da Vinci pernah menyinggung tentang sifat Unicorn dalam catatan hariannya. Dan mungkin catatan kuno yang paling terkenal mengenai Unicorn adalah sebuah stempel bergambar Unicorn yang digunakan oleh peradaban lembah Indus di India.

Rich Brown, 31, melihat rusa merah membuat jalan di seluruh Duporth Teluk dekat St Austell, Cornwall. Dengan menggunakan zoom pada kamera ia bisa mendapatkan pandangan yang jelas tentang kepala dan tanduk rusa yang muncul dipermukaan air laut dan ikuti sekawanan burung camar.
"Aku hanya tidak tahu apa itu pada awalnya," katanya. "Ini tampak aneh - seperti makhluk dari dalam air. 'Kemudian ketika aku berhasil memperbesar dan jelas itu adalah rusa merah - tapi kelihatannya sangat aneh di luar sana."
Rusa jantan selama ini dikenal sebagai perenang yang tangguh. Namun menyaksikan rusa berenang, itu sebuah pengalaman yang langka. Dan Rich Brown beruntung sekali , karena telah berhasil mengabadikan momen tersebut untuk kita semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Abigail Indiana

Foto saya
I am a product of GOD's Grace. Single, Simple person but will always be an extraordinary person. Just a nature, Truth lover, jazzy lover, coffee lover. Selalu mendefinisikan setiap fase hidup dengan ucapan syukur. I love my beloved Savior, He loves me unconditionally.