Minggu, 31 Juli 2011

Karakteristik dan Kehebatan Orang Kidal di Dunia



Tiga puluh tahun lalu para orang tua mungkin akan sedikit kecewa dan tidak senang ketika mempunyai anak kidal. Saya termasuk dalam generasi tersebut. Orang tua saya tidak kecewa, hanya sering mengingatkan saja, bahwa saya harus menggunakan tangan yang manis (kanan) waktu makan dan menerima pemberian. Sejak duduk di bangku SD saya belajar dengan sangat tekun. Dan berhasil, karena saya tidak mau terlihat beda dengan teman saya, sebab diantara teman-teman saya bermain di Sekolah dan komunitas saya tidak ada yang bertangan kidal. Dari SMP saya belajar menulis kanan, sampai sekarang. Namun dijaman modern ini justru para orang tua di beberapa negara maju lebih senang dan sangat menginginkan anaknya mempunyai bakat kidal. Begitupun saya sekarang sudah menjadikan kidal salah satu identitas saya, itulah alasan catatan ini ada disini.

Dahulu para orang tua selalu mengajarkan untuk menggunakan tangan kanan saat bersalaman, makan, menulis, olahraga, atau pekerjaan lainnya. Tapi banyak seniman, olahragawan bahkan pemimpin dunia yang punya kebiasaan kidal alias terbiasa menggunakan tangan kiri. Ternyata orang kidal berpikir lebih cepat , lebih kreatif dan mempunyai berbagai kelebihan lainnya.

Orang yang kidal lebih banyak menggunakan tangan kirinya daripada tangan kanannya. Ia biasanya menggunakan tangan kirinya untuk berbagai pekerjaan seperti misalnya untuk menyisir rambut dan memasak. Menulis tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah seseorang kidal atau bukan, karena sebagian orang yang kidal menggunakan tangan kanannya untuk menulis, sementara untuk segala hal yang lainnya menggunakan tangan kirinya.

Kira-kira 8–15% dari penduduk dewasa adalah kidal. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tangan kidal lebih umum ditemukan di kalangan laki-laki daripada perempuan, dan lebih banyak di kalangan kaum heteroseksual dibandingkan dengan kaum homoseksual. Dibandingkan dengan masyarakat umum, tangan kidal lebih sering muncul di kalangan kembar identik, dan sejumlah kelompok orang yang mengalami gangguan neurologis (misalnya, Epilepsi, Down’s Syndrome, Autisme, dan Retardasi Menta. Dari segi statistik, seseorang yang memiliki saudara kembar yang kidal mempunyai 76% kemungkinan untuk juga kidal.

Tak ada orang yang tahu pasti mengapa manusia pada umumnya lebih banyak menggunakan tangan kanannya, tetapi sjeumlah teori telah diajukan.

Apa keuntungan menjadi kidal?
Salah satunya adalah bisa memproses berbagai rangsangan lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang menggunakan tangan kanan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychology menunjukkan orang kidal lebih cepat merespons rangsangan. Kidal juga memiliki keuntungan dalam bidang-bidang tertentu seperti menjadi pilot jet tempur atau berbicara sambil mengemudi pada waktu yang bersamaan.

Di dalam otak terdapat dua bagian yang hampir identik dan sebagian besar memproses data yang masuk melalui salah satu jalur saraf besar. Tapi, tugas seperti pengolahan bahasa cenderung terjadi di salah satu bagian otak saja. Proses ini pada sebagian besar orang terjadi di belahan otak kiri, tapi untuk orang kidal kemungkinan terjadi di kedua belahan otak.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Selasa (17/11/2009) biasanya data ditangkap oleh sisi bagian kanan tubuh (mata kanan dan telinga kanan) lalu pergi ke bagian kiri otak untuk diolah hingga akhirnya manusia bisa mengetahui apa yang dilihat dan didengarnya.

Peneliti dari Australian National University mengungkapkan orang yang menulis dengan tangan kiri kemungkinan memiliki otak yang kondusif dalam pengolahan informasi. Peneliti menggunakan tes yang dirancang untuk menguji kecepatan informasi antara kedua bagian otak.

Studi ini melibatkan 80 orang yang menggunakan tangan kanan dan 20 orang yang kidal. Dalam salah satu tes, komputer akan menunjukkan satu titik entah di kiri atau kanan dari garis pemisah dan partisipan harus menekan tombol yang menunjukkan dimana titik tersebut muncul.

Didapatkan partisipan kidal lebih cepat merespons keseluruhan tugas ini dibandingkan tangan kanan. Dalam tes lain pun tangan kiri lebih cepat mencocokkan huruf yang muncul pada kedua sisi dari garis, sedangkan tangan kanan hanya cepat mencocokkan huruf pada salah satu sisi saja.

“Hubungan antara otak kiri dan kanan lebih besar terhubung pada partisipan yang menggunakan tangan kiri (kidal),” ujar Ketua penelitian Dr Nick Cherbuin. Ini berarti orang yang kidal memiliki keuntungan dalam bidang olahraga, permainan atau kegiatan lain di mana mereka dihadapkan pada rangsangan secara serempak. Secara teori orang kidal lebih mudah menggunakan kedua belahan otak untuk mengelola rangsangan, sehingga lebih cepat dalam hal proses dan waktu responsnya.

Selain itu, ketika salah satu belahan otak sudah kelebihan beban dan mulai melambat maka belahan otak lainnya dapat lebih mudah mengisi kekosongan. Para ahli juga mengungkapkan orang kidal akan memiliki mental yang lebih baik saat memasuki usia tua di mana kemampuan otak sudah melambat.

Teori evolusi

Ksatria dan perisainya
Teori ini berusaha menjelaskan mengapa orang kidal itu jarang melalui posisi perisai seorang ksatria dan jantungnya. Karena jantung terletak pada sisi kiri tubuh, ksatria yang tidak kidal (yang menggunakan perisainya dengan tangan kirinya untuk membebaskan tangan kanannya untuk menggunakan senjata) akan lebih mampu melindungi jantungnya dan dengan demikian lebih mungkin bertahan dalam suatu pertempuran.

Binatang Kidal

Kebanyakan primata juga memperlihatkan kecenderungan untuk menggunakan tangan yang satu lebih daripada yang lainnya meskipun populasi mereka tidaklah terutama menekankan tangan kanan. Ada legenda umum yang mengatakan bahwa kebanyakan beruang kutub juga kidal

Fakta tentang Orang Kidal

Banyak orangtua di tahun 70-an dan 80-an yang keberatan anaknya kidal sehingga memaksa anaknya yang kidal untuk dapat menggunakan tangan kanan. Tetapi sekarang diketahui bahwa orang kidal lebih unggul, seperti menjadi pilot pesawat tempur atau kemampuan berbicara dan mengemudi pada saat yang sama. Tetapi sebaliknya ibu modern di Amerika saat ini 120% ingin anaknya kidal karena berbagai kelebihannya

Menurut Scientific American, ada sekitar 15 persen orang yang aktif menggunakan tangan kiri atau kidal. Alasan sebagian orang kidal tidak sepenuhnya jelas, tergantung pada campuran faktor genetik dan lingkungan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychology menunjukkan bahwa orang kidal lebih cepat memproses beberapa rangsangan ketimbang orang yang menggunakan tangan kanan. Hal ini juga membuat orang kidal lebih kreatif.

Penelitian yang dilakukan di Australian National University (ANU) tampaknya mendukung studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa kebiasaan menggunakan tangan kanan atau kiri ditentukan sejak dalam rahim.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang kidal lebih cepat dan kreatif karena menggunakan kedua belahan otaknya, berbeda dengan orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan yang hanya menggunakan otak kiri.

Kedua belahan otak sebenarnya hampir sama, dan sebagian besar untuk memproses informasi yang sama, dengan data lewat bolak-balik di antara keduanya terutama melalui jalur saraf utama.

Sebaliknya tugas-tugas tertentu, seperti pengolahan bahasa, cenderung terjadi pada satu belahan saja. Bagi kebanyakan orang, pengolahan bahasa terjadi di bagian kiri. Untuk orang kidal, tugas-tugas tersebut mungkin terjadi di kedua belahan otak.

Bidang keahlian lain adalah pengolahan data indra, biasanya data yang dikumpulkan di sisi kanan tubuh, seperti mata kanan, telinga kanan, dan lainnya, akan menuju ke belahan kiri untuk pemrosesan. Dan sebaliknya, data yang dikumpulkan di belahan kiri akan menuju belahan otak kanan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa orang kidal yang terbiasa menulis dengan tangan kiri mungkin memiliki otak yang lebih kondusif untuk simultan atau rangsangan dan pengolahan di kedua bagian otak. Orang kidal lebih mudah menggunakan kedua belahan otak untuk mengelola rangsangan, sehingga keseluruhan proses dan waktu respon lebih cepat.

Ini juga bisa berarti bahwa ketika salah satu belahan otak mendapat kelebihan beban dan mulai melambat, belahan otak lain bisa lebih mudah memilih mengisi kekosongan itu.

Para pakar juga berteori bahwa orang kidal memiliki mental lebih baik saat di usia tua dan saat proses otak secara keseluruhan mulai melambat.

Orang kidal cenderung lebih atletis, memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.

Orang kidal juga dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang kidal lebih cepat dan kreatif karena menggunakan kedua belahan otaknya, berbeda dengan orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan yang hanya menggunakan otak kiri. Kedua belahan otak sebenarnya hampir sama, dan sebagian besar untuk memproses informasi yang sama, dengan data lewat bolak-balik di antara keduanya terutama melalui jalur saraf utama. amun, tugas-tugas tertentu, seperti pengolahan bahasa, cenderung terjadi pada satu belahan saja. Bagi kebanyakan orang, pengolahan bahasa terjadi di bagian kiri. Untuk orang kidal, tugas-tugas tersebut mungkin terjadi di kedua belahan otak.

Bidang keahlian lain adalah pengolahan data indra, biasanya data yang dikumpulkan di sisi kanan tubuh, seperti mata kanan, telinga kanan, dan lainnya, akan menuju ke belahan kiri untuk pemrosesan. Dan sebaliknya, data yang dikumpulkan di belahan kiri akan menuju belahan otak kanan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa orang kidal yang terbiasa menulis dengan tangan kiri mungkin memiliki otak yang lebih kondusif untuk simultan atau rangsangan dan pengolahan di kedua bagian otak. Orang kidal lebih mudah menggunakan kedua belahan otak untuk mengelola rangsangan, sehingga keseluruhan proses dan waktu respon lebih cepat. Ini juga bisa berarti bahwa ketika salah satu belahan otak mendapat kelebihan beban dan mulai melambat, belahan otak lain bisa lebih mudah memilih mengisi kekosongan itu.

Para pakar juga berteori bahwa orang kidal memiliki mental lebih baik saat di usia tua dan saat proses otak secara keseluruhan mulai melambat.

Orang kidal cenderung lebih atletis, memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Alan Searleman dari St Lawrence University di New York, menunjukkan bahwa orang kidal mampu mendukung sisi kiri tubuhnya untuk semua kegiatan fisik. Orang kidal juga dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.

Orang dengan tangan kidal relatif lebih cerdas dari pada bukan kidal (Guardian UK)
Orang Kidal lebih mudah mengontrol emosi dibandingkan bukan kidal (National Geographic)
Jumlah Penderita Kidal meningkat pesat setelah tahun 1910 (BBC)
Penderita Kidal jumlah sampai saat ini sekitar 10% dari seluruh populasi dunia (National Geographic)

Individu kidal dipercayai mempunyai kelemahan dalam aspek :

* Berorganisasi (bisa tapi dengan latihan)
* Dunia Kesehatan / Kedokteran
* Pendidikan (Dunia Pendidikan)
* Pekerjaan Rumah

2. Kelebihan bagi individu kidal :

Tulisan Arab : Menulis dalam tulisan jawi/arab lebih senang berbanding tulisan biasa.

Kreatifitas :

Individu kidal menggunakan otak sebelah kanan yang menguasai musik, seni, kreatifitas, pro aktif /cepat tanggap dalam emosi dan kebijaksanaan.

Orang-orang Kidal yang Membuat Sejarah

Pemimpin Negara : Napoleon Bonaparte, Presiden George HW Bush, Fidel Castro, Hugo Chaves, Bill Clinton , Ronald Reagan, Barack Obama, Pangeran Charles , Pangeran William dari Inggris, Benyamin Netanyahu, Harry S. Truman, Victoria dari Britania Raya

Orang Terkenal : Bill gates, Oprah Wenfrey, Felipe Colderon, Michael bloomberg, Lord Baden-Powell (founder gerakan Pramuka)

Musisi dan Bintang Film : Jimi Hendrix, Kurt Cobain, Paul McCartney, Babe Ruth, Tony Iommi (Black Sabbath), Dominic Howard (Muse), Ringo Starr (Beatles), Zacky Vengeance, Phil Collins (Genesis), Tom Cruise, Julia Roberts, Tom Cruise, Slyvester Stallone, Bruce Willis, Keanu Reeves, Raphael, Robert DeNiro, Angelina Jolie, Marilyn Monroe, Charlie Chaplin, Noel Gallagher (Oasis), Oscar DeLa Hoya, Valentino Rossi, Morales Patricio, John McCartney (Beatles), Kurt Cobain ( vokalis dan gitaris grup musik Nirvana), Inoran (gitaris grup musik Luna Sea), Nicole Kidman

Olahragawan : Monica Seles, Iker Casillas, Petr Cech, Lin Dan, Lionel Messi

Ilmuwan Isaac Newton, Marie Curie dan Benjamin Franklin, Aristoteles, Albert Einstein

Seniman Michelangelo dan Leonardo Da Vinci

Tokoh-tokoh sejarah : Abigail Indiana, Alexander Agung, Charlemagne dan Julius Caesar


Jumat, 29 Juli 2011

Daftar Hari Bersejarah

Januari
1 Januari : Hari Perdamaian Dunia
1 Januari : Tahun Baru
1 Januari : Hari keluarga internasional
3 Januari : Hari Departemen Agama
5 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal)
8 Januari : Hari menulis sedunia
11 Januari : Hari berterimakasih sedunia
15 Januari : Hari Peringatan Laut dan Samudera
25 Januari : Hari Gizi dan Makanan
25 Januari : Hari Kusta Internasional

Februari
5 Februari : Hari Peringatan Kapal Tujuh
9 Februari : Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
9 Februari : Hari Kavaleri
13 Februari : Hari Persatuan Farmasi Indonesia
14 Februari : Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
15 Februari : Hari Pembantu Rumah Tangga (PRT)
19 Februari : Hari KOHANUDNAS
20 Februari : Hari Pekerja Nasional
22 Februari : Hari Istiqlal
26 Februari : Hari ku
28 Februari : Hari Gizi Nasional

Maret
1 Maret : Hari Kehakiman Nasional
1 Maret : Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta
6 Maret : Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
8 Maret : Hari Wanita/Perempuan Internasional
9 Maret : Hari Musik Nasional
10 Maret : Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi)
11 Maret : Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
21 Maret : Hari Down Syndrome Sedunia
21 Maret : Hari penghapusan diskriminasi ras sedunia
22 Maret : Hari air sedunia
23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia
24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
24 Maret : Hari TBC sedunia
27 Maret : Hari Klub Wanita Internasional
27 Maret : Hari teater internasional
29 Maret : Hari Filateli Indonesia
30 Maret : Hari Film Nasional

April
1 April : Hari Bank Dunia
6 April : Hari Nelayan Nasional
7 April : Hari Kesehatan Internasional
9 April : Hari Penerbangan Nasional
9 April : Hari TNI Angkatan Udara
13 April : Hari Lima Puluh Kota
13 April : Hari spesial petugas perpustakaan
16 April : Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika
19 April : Hari Pertahanan Sipil (Hansip)
21 April : Hari Kartini
21 April : Hari kreatifitas dan inovasi internasional
22 April : Hari Bumi
23 April : Hari Buku dan hak cipta
24 April : Hari Angkutan Nasional
24 April : Hari Solidaritas Asia-Afrika
27 April : Hari Permasyarakatan Indonesia
29 April : Hari Tarian internasional

Mei
1 Mei : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
1 Mei : Hari Buruh Sedunia
2 Mei : Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas
3 Mei : Hari kebebasan press sedunia
4 Mei : Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia
4 Mei : Hari Pemadam kebakaran
8 Mei : Hari lahir Henry Dunant - bapak Palang Merah Sedunia
5 Mei : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
8 Mei : Hari palang merah sedunia
11 Mei : Hari POM - TNI
12 Mei : Hari Suster internasional
17 Mei : Hari Buku Nasional
19 Mei : Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
18 Mei : Hari museum internasional
20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas
21 Mei : Hari Peringatan Reformasi
23 Mei : Hari kura-kura sedunia
25 Mei : Hari handuk sedunia
27 Mei : Hari musik jazz internasional
31 Mei : Hari Anti merokok Internasional

Juni
1 Juni : Hari Lahir Pancasila
1 Juni : Hari Anak-anak Sedunia
2 Juni : Hari Ayah
4 Juni : Hari Laut sedunia
3 Juni : Hari Pasar Modal Indonesia
5 Juni : Hari Lingkungan Hidup Sedunia
17 Juni : Hari Dermaga
20 Juni : Hari pengungsi sedunia
24 Juni : Hari Bidan Nasional
26 Juni : Hari Anti Narkoba Sedunia
27 Juni : Hari diabetes dunia
29 Juni : Hari Keluarga Berencana Nasional

Juli
1 Juli : Hari Bhayangkara
1 Juli : Hari Anak-Anak Indonesia
5 Juli : Hari Bank Indonesia
9 Juli : Hari Satelit Palapa
11 Juli : Hari populasi penduduk sedunia
12 Juli : Hari Koperasi
13 Juli : Hari hari puzzle internasional
15 Juli : Hari PT. Askes (Persero)
16 Juli : Hari Ular sedunia
20 Juli : Hari Melompat sedunia
22 Juli : Hari Kejaksaan
23 Juli : Hari Anak Nasional
23 Juli : Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
29 Juli : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
31 Juli : Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati


Agustus
3 Agustus : Hari Persahabatan sedunia
5 Agustus : Hari Dharma Wanita Nasional
6 Agustus : Hari Hiroshima
8 Agustus : Hari Ulang Tahun ASEAN
10 Agustus : Hari Veteran Nasional
10 Agustus : Hari Biodiesel sedunia
12 Agustus : Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
12 Agustus : Hari Remaja sedunia
13 Agustus : Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
13 Agustus : Hari Kidal sedunia
14 Agustus : Hari Pramuka
15 Agustus : Hari mengudaranya RBTV Asli Jogja
17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus : Hari Maritim Nasional
23 Agustus : Hari memeperingati perdagangan budak dan penghapusannya
24 Agustus : Hari Televisi Republik Indonesia (TVRI)
30 Agustus : Hari Orang Hilang Sedunia

September
1 September : Hari Polisi Wanita (Polwan)
3 September : Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
8 September : Hari Aksara
8 September : Hari Pamong Praja
9 September : Hari Olahraga Nasional
11 September : Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
16 September : Hari Penyelamatan Ozon sedunia
17 September : Hari Perhubungan Nasional
21 September : Hari Perdamaian Internasional
22 September : Hari bebas mobil sedunia
24 September : Hari Tani
26 September : Hari Statistik
27 September : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
27 September : Hari Wisata sedunia
28 September : Hari Kereta Api Nasional
29 September : Hari Sarjana Nasional
29 September : Hari Para Penemu
30 September : Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965

Oktober
1 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila
2 Oktober : Hari Batik
2 Oktober : Susu Nasional
3 Oktober : Hari Arsitektur Dunia-World Architecture Day UIA
3 Oktober : Hari Habitat sedunia
4 Oktober : Hari Binatang Internasional
5 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
5 Oktober : Hari Guru Internasional
8 Oktober : Hari Tata Ruang Nasional
9 Oktober : Hari Surat Menyurat Internasional
10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa
10 Oktober : Hari Pengurangan Bencana Internasional
14 Oktober : Hari Makanan sedunia
15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia
16 Oktober : Hari Pangan Sedunia
16 Oktober : Hari Pelestarian Lapisan ozon Internasional
17 Oktober : Hari anti kemiskinan
24 Oktober : Hari Dokter Nasional
24 Oktober : Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
27 Oktober : Hari Penerbangan Nasional
27 Oktober : Hari Listrik Nasional
27 Oktober : Hari Blogger Nasional
28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda
29 Oktober : Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)
29 Oktober : Hari Internet Internasional
30 Oktober : Hari Keuangan Nasional


November
3 November : Hari Kerohanian
6 November : Hari Lahir Brigade Pelajar Islam Indonesia (PII)
6 November : Hari Pencegahan Exploitasi Lingkungan dalam perang dan konflik bersenjata Internasional
8 November : Hari Perencanaan kota dunia
10 November : Hari Pahlawan
10 November : Hari Ganefo
10 November : Hari Ilmu untuk perdamaian dan pembangunan dunia
12 November : Hari Kesehatan Nasional
13 November : Hari kebaikan dunia
14 November : Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November : Hari Diabetes Sedunia
16 November : Hari Toleransi dan solidaritas Internasional
18 November : Hari ulang tahun mickey mouse
18 November : Hari mengenang korban kecelakaan lalu lntas dunia
20 November : Hari anak universal
21 November : Hari Pohon sedunia
21 November : Hari televisi dunia
22 November : Hari Perhubungan Darat
25 November : Hari Guru
25 November : Hari pemberantasan kekerasan terhadap perempuan sedunia
29 November : Hari Internasional untuk solidaritas palestina
30 November : Hari keamanan komputer internasional

Desember
1 Desember : Hari AIDS Sedunia
1 Desember : Hari Artileri
2 Desember : Hari anti perbudakan Internasional
3 Desember : Hari Penyandang Cacat
5 Desember : Hari sukarela untuk pembangunan ekonomi
7 Desember : Hari penerbangan sipil
9 Desember : Hari Armada
9 Desember : Hari anti korupsi dunia
10 Desember : Hari Hak Asasi Manusia
11 Desember : Hari pegunungan internasional
12 Desember : Hari Transmigrasi
13 Desember : Hari Kesatuan Nasional
15 Desember : Hari Infanteri
18 Desember : Hari migran internasional
19 Desember : Hari Bela Negara
20 Desember : Hari solidaritas kembar identik
22 Desember : Hari Ibu
22 Desember : Hari Sosial
22 Desember : Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)
25 Desember : Hari Natal

Minggu, 24 Juli 2011

MENYAPA MALAM 1


Tidak seperti kemarin,
Engkau adalah sesuatu yang ingin aku hindari dari rotasi bumi
bukan aku lupa kamu selalu hadir,
tapi aku takut melewatkan hari ini tanpa sesuatu yang berarti.

Dari beberapa cerita yang pernah aku dengar,
Hadirmu sering mempertebal rasa yang tak kusuka,
Bahkan memuakkan bagiku : takut, galau, kecewa…
Atau Tanya yang berulang dan tak terjawab.

Hari ini aku sengaja memperhatikan perpindahanmu,
menikmati bias dan tarikan cahaya yang meredup,
ternyata itu adalah sapa indah yang selalu kuabaikan.
Aku tersenyum kagum menikmati indahmu,
begini seharusnya aku menyambutmu,
dan mendahului menyapamu

Malam,
kau bukan lagi sesuatu yang menggelisahkan dan menakutkan,
engkau hanya ingin dinikmati,
dan menandai waktu diam dan tenang,
kau selalu siap mengawal kami,
membangun mimpi dan harapan
trimakasih malam,
Indie *240711

Jumat, 08 Juli 2011

Belajar Keseimbangan

Keseimbangan bukan hal baru, tapi hari ini saya sangat merasa perlu mengingat hal ini karena beberapa hal yang terjadi disekitar saya.
Kita semua setuju bahwa hidup kita penuh dengan berbagai kejutan. Baik atau buruk. Any surprise, yang semuanya harus kita posting dalam sebuah pilihan, kemudian menghasilkan keseimbangan.
Saya menemukan beberapa definisi keseimbangan, bukan karena beberapa minggu ini saya sering merasakan nyeri pinggang sebelah kanan akibat ketidak seimbangan, tapi karena memang saya tertarik untuk mengutipnya.

Definisi menurut O’Sullivan, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama ketika saat posisi tegak. Selain itu menurut Ann Thomson, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan tubuh dalam posisi kesetimbangan maupun dalam keadaan statik atau dinamik, serta menggunakan aktivitas otot yang minimal.

Keseimbangan juga bisa diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support).

Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dari integrasi/interaksi sistem sensorik (vestibular, visual, dan somatosensorik termasuk proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot, sendi, dan jar lunak lain) yang dimodifikasi/diatur dalam otak (kontrol motorik, sensorik, basal ganglia, cerebellum, area asosiasi) sebagai respon terhadap perubahan kondisi internal dan eksternal. Dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti, usia, motivasi, kognisi, lingkungan, kelelahan, pengaruh obat dan pengalaman terdahulu.

Sederhananya keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi.

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Ada ilustrasi yang cukup menarik yang pernah disampaikan oleh Brian Dyson, mantan eksekutif Coca Cola, dalam pidatonya, mengenai keseimbangan :

Kita bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara.

Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan :

- Pekerjaan

- Keluarga

- Kesehatan

- Sahabat, dan

- Semangat

Kita semuanya harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh.

Kalaupun situasi mengharuskan kita melepaskan salah satu diantara lima bola tersebut, lepaskanlah Pekerjaan karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat kita menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun empat bola lain seperti: Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat adalah BOLA KACA.

Jika kita menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal! Hancur!

Brian Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan adalah bola karet, bahkan kita mengorbankan Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.

Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga.

Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita jadi workaholic dan tidak memperhatikan Kesehatan.

Bahkan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan Sahabat yang telah kita bangun bertahun tahun lamanya.

Bukan berarti pekerjaan tidak penting, jangan sampai pekerjaan atau uang menjadi BERHALA dalam hidup kita.
Apalagi sampai kita mengabaikan standart tertinggi, yaitu hati nurani.

Ingatlah, kalaupun kita kehilangan uang, kita masih bisa cari lagi, tapi jika Keluarga sudah terjual, kemana kita membelinya lagi?

Lihat kisah Yusuf yang meski pernah dibuat miskin, habis-habisan, dan sengsara oleh kakak-kakaknya, tapi tetap tahu bahwa Keluarga lebih penting dari penderitaannya itu.

Uang hilang masih bisa dicari, tapi apa kita bisa membeli Sahabat?

Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan Kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit kritis?

Mari kita jaga Prioritas hidup kita tetap seimbang, dengan mengerti hirarki dari Prioritas dengan benar.

*090711

Abigail Indiana

Foto saya
I am a product of GOD's Grace. Single, Simple person but will always be an extraordinary person. Just a nature, Truth lover, jazzy lover, coffee lover. Selalu mendefinisikan setiap fase hidup dengan ucapan syukur. I love my beloved Savior, He loves me unconditionally.