Kamis, 26 Maret 2009

Berjumpa Kebaikan

Udara panas hari itu Jumat 20 Maret 2009, yang mengiringi perjalananku ke kantor pajak daerah atas, tidak menghentikan otakku, yang terus mengikuti urut-urutan jadwal pekerjaan yang menanti dan harus aku selesaikan hari itu.
Ada sedikit yang mengganggu, tentang waktu yang bakal kebuang di antrian panjang, karena waktu lapor adalah batas akhir.
Sesampai di pintu masuk, aku segera pencet tombol antrian, dan muncullah kertas bertuliskan 347. Aku tidak terkejut dengan angka tersebut, melihat buanyaknya manusia yang berkumpul diruang tunggu.
Tidak ada tempat duduk. Untuk menghabiskan waktu, aku iseng menuju tempat AR yang berada di seberang ruang tunggu untuk berkonsultasi tentang beberapa hal mengenai pajak yang aku belum jelas. Aku dipertemukan dengan AR yang baik dan sabar.
Setelah selesai aku kembali ketempat antrian. Tidak tempat buat duduk didalam ruangan. Aku ambil tempat duduk diluar ruangan.
Seperti biasa, aku asyik mendengar orang berbagi cerita. Tentang pengalaman mengantri dan perusahaan.
Baru 10 menit aku duduk tiba-tiba ada orang yang mengulurkan tangan menawarkan nomor antrian 216, karena dia tidak sabar menunggu. Spontan aku terima nomor itu dan sambil berucap terima kasih.
Sambil sesekali melirik nomor antrian, aku senyam senyum sendiri.
Aku tidak bisa menyembunyikan keterkejutan dan kegirangan aku. 10 menit kemudian nomor pemberian yang sudah ditanganku dipanggil.
Antrian yang semula aku prediksi akan selesai paling cepat pukul 14.30 wib.
Ternyata kondisi hari itu melawan kekuatiran yang ada dibenakku. 11.30 aku sudah berada dikantor lagi. Dan melanjutkan pekerjaan yang sudah antri untuk aku selesaikan hari itu.

Perkara kecil, tapi buat aku itu hal besar.
Kebaikan Tuhan tidak pernah bosan menemui kita setiap waktu. Di luar pikiran dan dugaan, tanpa kita minta. Apalagi kalau kita meminta.
Sebuah doa kecil mengiringi ucapan syukurku hari itu.
Aku akan terus menanti kebaikan Tuhan yang akan menjumpai aku berikutnya.

Tuhan tidak pernah memberi kita perintah tanpa memperlengkapi. Kalo DIA mengutus kita untuk memberitakan kabar baik, pasti kita akan terus dipertemukan dengan kebaikanNYA dan mengalaminnya. Untuk kemudian dapat membagi kebaikan itu dengan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Abigail Indiana

Foto saya
I am a product of GOD's Grace. Single, Simple person but will always be an extraordinary person. Just a nature, Truth lover, jazzy lover, coffee lover. Selalu mendefinisikan setiap fase hidup dengan ucapan syukur. I love my beloved Savior, He loves me unconditionally.